Nawang's Journal

Minggu, 18 April 2021

Dibalik Perilaku Pamer Harta Kekayaan Para Public Figure
April 18, 20210 Comments

Name: Nawangsih

Student ID: A1B218071

Entrepreneurship Project in Creative Writing


            Baru-baru ini fenomena pamer harta kekayaan di media social oleh public figure seolah menjadi topik yang paling sering diberitakan diberbagai platform entertainment. Deretan artis ternama berlomba-lomba menunjukkan seberapa banyak harta kekayaan yang berhasil mereka miliki. Dimulai dari menggunakan pakaian mewah dengan harga selangit, item fashion branded hingga perhiasan yang dibandrol bernilai ratusan juta, serta kemewahan lainnya seperti koleksi mobil, motor, dll. Bahkan beberapa dari mereka tidak segan-segan menunjukkan pada publik jumlah saldo rekening yang mereka miliki. Perilaku para public figure ini tak mengherankan menjadi perbincangan di masyarakat terutama kalangan pengguna media social. Dari hal ini, saya akan menjabarkan beberapa alasan mengapa para public figure suka pamer harta kekayaan ke publik sehingga perilaku pamer harta ini sangat melekat pada image para public figure.


            Alasan pertama ialah seorang public figure ingin menunjukkan status mereka sebagai bukan ‘orang biasa’. Dewasa ini, penilaian terhadap status seseorang didasari seberapa mapan kondisi ekonominya dan public figure dianggap sebagai kalangan yang memiliki kondisi ekonomi yang tercukupi dari masyarakat biasa. Padahal sepatutnya perilaku pamer harta kekayaan bukanlah bagian dari budaya kita namun beberapa pihak melakukannya untuk menunjukkan sisi kemapanan yang berhasil mereka raih sekaligus mempertahankan status sosial mereka di hadapan orang lain. Seorang public figure identik dengan kehidupan bertabur kemewahan. Untuk itu perilaku pamer harta kekayaan mereka ini didasari oleh sikap mereka untuk menunjukkan dan menegaskan ulang siapa dirinya, berada dilapisan sosial mana serta status mereka yang berbeda dikalangan masyarakat biasa.


            Alasan kedua ialah sebuah sikap untuk memenuhi ekspektasi audiens. Terkadang penikmat berita entertainment terhibur dengan konten-konten yang menimbulkan berdebatan. Salah satu konten yang hangat dijadikan jalan pintas untuk menarik perhatian audiens ialah pamer harta kekayaan. Kemungkinan besar para public figure menampilkan konten tersebut dengan tujuan sebagai upaya memenuhi standar ekspektasi audiens yang tinggi terhadap kehidupan kalangan public figure. Dengan melakukan aksi pamer harta kekayaan, audiens terkadang akan beranggapan bahwa kehidupan public figure berbeda dari kehidupan sehari-hari mereka sehingga para public figure akan diagung-agungkan sebagai orang berada. Tentunya, tak sedikit public figure yang senang dicap sebagai orang berada. Jadi tak mengherankan lagi, mengapa perilaku pamer harta ini sering dilakukan oleh mereka.


            Alasan ketiga ialah menambah ketenaran mereka. Dengan adanya sikap yang menimbulkan perdebatan, otomatis pelaku penyebab perdebatan akan menjadi bahan perbincangan. Kebanyakan para public figure, memanfaatkan kebiasaan masyarakat terutama pengguna media social sebagai ajang untuk membuat mereka semakin dikenal. Mengapa demikian? Hal ini tentu saja dikarenakan mereka menjadi bahan pembicaraan hangat dan memungkinkan mereka untuk terus diingat. Konten yang berkaitan dengan pamer kekayaan adalah salah satu konten yang menarik perhatian massa. Dengan sering memamerkan harta kekayaan, para public figure akan jadi topic hangat perbincangan dan ketenaran mereka lambat laun juga akan semakin meningkat.


            Fenomena suka pamer harta kekayaan oleh public figure bukanlah hal yang tabu di dunia entertainment. Beberapa alasan mengapa mereka menunjukkan harta kekayaan mereka ke publik adalah untuk status mereka sebagai seorang public figure, memenuhi ekspektasi audiens, dan juga membuat mereka menjadi bahan perbincangan sehingga mereka akan semakin tenar. Fenomena ini bahkan sangat melekat pada image public figure. Walau demikian, menurut saya perilaku ini bukanlah hal yang patut dibanggakan, karena pamer adalah suatu kebiasaan yang buruk.


Reading Time:

Senin, 12 April 2021

Atta Halilintar & Aurel Hermansyah Wedding Party: Pernikahan Kontroversial Paling Viral
April 12, 20210 Comments

Name: Nawangsih

Student ID: A1B218071

Entrepreneurship Project in Creative Writing



        Di awal tahun 2021 tepatnya dari bulan Maret hingga April, pernikahan artis Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah menjadi topik terpanas dalam tayangan berita entertainment. Pasangan artis ini sangat terkenal di kalangan pengguna Youtube, Instagram, Tiktok, dan media sosial lainnya. Aurel merupakan putri dari musisi kondang Indonesia, Anang Hermansyah sementara Atta merupakan seorang youtuber dengan rekor subscriber terbanyak di Indonesia sehingga tidak mengherankan pernikahan mereka menjadi perbicangan di berbagai kalangan. Terlebih lagi, prosesi pernikahan mereka disiarkan secara live streaming di TV nasional, dimulai dari prosesi lamaran, siraman, pengajian, hingga berakhir di 3 April pada prosesi akad nikah. Karena menggelar prosesi pernikahan yang mewah, khalayak ramai menyebut pernikahan mereka sebagai pernikahan yang kontroversial. Menurut saya ada beberapa alasan mengapa pernikahan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah di cap sebagai pernikahan yang kontroversial.


            Pernikahan ini digelar secara mewah di masa pandemi covid-19. Alasan pertama yang cukup kuat mengapa pernikahan ini disebut kontroversial oleh publik. Seperti yang kita tahu, apapun issue yang berkaitan dengan covid-19 sangat sensitive bagi masyarakat dan terkadang menimbulkan pro-kontra. Masih teringat jelas, imbauan pemerintah untuk menghindari keramaian dan bahkan larangan untuk melaksanakan resepsi pernikahan. Dikala rakyat kecil melaksanakan resepsi pernikahan, aparat dengan cepat memporak-porandakan acara sakral tersebut. Ada yang di bubarkan paksa, ada pula yang berujung pada hukuman jeruji penjara. Mereka menyebut tujuan “operasi” ini untuk menghindari klaster baru penyebaran covid-19. Mungkin memang ada benarnya larangan tersebut tetapi bukankah sekarang terlihat perbedaan perlakuan pemerintah dan aparat hukum pada orang berada? Contohnya saja dari pernikahan Atta dan Aurel ini. Acara yang digelar besar-besaran dikala pandemi, didatangi oleh banyak tamu tetapi bebas dari ancaman pembubaran oleh aparat. Inilah mengapa menurut saya pernikahan ini di cap sebagai pernikahan kontroversial, karena seakan-akan menunjukkan tentang posisi hukum dan keadilan di negeri ini hanya memihak pada orang berada dan mirisnya tumpul pada rakyat kecil.


            Alasan kedua adalah penayangan prosesi pernikahan di TV nasional. Rangkaian pernikahan Atta dan Aurel disiarkan secara live streaming di stasiun TV RCTI. Menurut saya, kepentingan rangkaian prosesi pernikahan tidaklah cukup penting untuk ditayangkan di TV nasional. Seharusnya pihak stasiun TV bisa memberikan tontonan yang lebih berbobot daripada menayangkan prosesi pernikahan. Ditambah lagi issue sensitif tentang resepsi pernikahan dikala pandemi covid-19 semakin menambah kerisauan di kalangan masyarakat. Tidak mengherankan jika pernikahan mereka malah menimbulkan kontroversi yang ramai diperbincangkan di dunia maya. Dilansir dari cnnindonesia.com, Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Indonesia, Mulyo Hadi, bisa mengambil tindakan terkait kontroversi siaran rangkaian prosesi pernikahan Atta dan Aurel di stasiun televise nasional RCTI akibat banyaknya pengaduan dan kegaduhan di media sosial. Dikutip dari laman yang sama, Group Corporate Secretary Director MNC Group, Syahril Nasution menyatakan siaran rangkaian pernikahan Atta dan Aurel adalah bagian dari budaya. Saya merasa pernyataan ini terdengar lucu karena ada banyak sekali budaya di Indonesia yang bisa ditayangkan di televisi. Namun mengapa pihak stasiun TV memilih untuk gencar menayangkan pernikahan Atta dan Aurel daripada menayangankan konten seni seperti wayang golek, tarian daerah, ataupun film-film tentang sejarah Indonesia? Padahal menurut saya tayangan seperti itu lebih berbobot untuk menambah pengetahuan masyarakat khususnya anak-anak milenial yang mulai terpengaruh budaya internasional. Dari hal ini, saya berpendapat bahwa pihak stasiun TV hanya peduli pada rating entertainment saja bukannya pada sisi edukasi untuk penonton.


            Dihadiri oleh tamu undangan mulai dari kalangan artis, pengusaha bahkan pejabat tinggi negara. Disebutkan bahwa tamu undangan pernikahan Atta dan Aurel adalah kurang dari 300 tamu undangan. Namun kalangan yang di undang bukanlah orang-orang biasa. Bahkan Presiden Indonesia, Joko Widodo serta Prabowo Subianto, Menteri Pertahan Indonesia turut hadir dalam acara dan menjadi saksi nikah pernikahan Atta dan Aurel. Dengan alasan ini memungkinkan mengapa pernikahan Atta dan Aurel disebut-sebut sebagai pernikahan kontroversial karena kehadiran tamu undangan mereka. Dari hal ini saya berpendapat bahwa alasan mengapa pernikahan Atta dan Aurel disebut kontroversial salah satunya adalah karena tamu undangan yang diundang menarik perhatian publik sehingga menjadi perbincangan di kalangan masyarakat.


            Mengadakan acara pernikahan merupakan hak setiap pasangan. Sayangnya, untuk sebagian orang melakukan sesuatu yang terlampau mewah akan dianggap berlebihan sehingga menimbulkan kontroversial. Pernikahan Atta dan Aurel pun tidak luput mendapatkan gelar pernikahan kontroversial baru-baru ini. Adapun menurut saya alasan mengapa pernikahan mereka di cap pernikahan kontroversial ialah karena digelar mewah di masa pandemi covid-19, rangkaian prosesi pernikahan disiarkan di TV nasional dan juga tamu undangan yang menarik perhatian publik. Walau demikian saya merasa turut bahagia atas pernikahan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah. Semoga pernikahan mereka bisa membawa keberkahan untuk satu sama lain.


Reading Time:

Minggu, 04 April 2021

Kumpulan Sajak Coretan Pena: Tema Alam
April 04, 20210 Comments

Nama: Nawangsih

NIM: A1B218071

Entrepreneurship Project in Creative Writing

PUISI TEMA ALAM
Puisi tema alam adalah puisi yang bersajak tentang berbagai hal yang berkaitan dengan fenomena alam seperti pegunungan, pedesaan, pantai, laut, luar angkasa, atau tentang alam yang rusak. Menulis puisi alam merupakan salah satu cara untuk mengungkapkan ketakjuban terhadap keindahan alam dan segala isinya yang ditujukan sebagai wujud rasa syukur. Berikut ini adalah tiga karya puisi bertema alam ciptaan saya.



Sang Berwarna

Mataku terpaku
Seketika terbit senyum tertahanku
Ada pelangi disana...

Benakku mengagumi
Keindahan nyata yang fana ini
Bagai lintasan panjang tiada akhir

Ada pelangi disana...
Menghapus gelapnya langit
Menghadirkan warna-warni nan indah berseri

Hanya dengan memandangmu
Hatiku menghangat
Terima kasih telah hadir
Wahai sang berwarna



Sirius

Dikeheningan malam
Kupandangi langit temaram
Aku bagai terhipnotis
Oleh setitik cahaya disana

Semakin kupandang, semakin terang
Seakan menyilaukan mata
Indahnya tak tertandingi
Apakah ia sedang memamerkan keelokannya?

Lagi-lagi aku bagai terhipnotis
Oleh setitik kemilau disana
Bintang paling terang di angkasa
Ialah sang sirius



Bertahanlah Bumiku

Bumiku yang malang,
Dirimu tak seasri dulu lagi
Sejauh mata memandang
Kulihat banyak bangunan menjulang tinggi

Bumiku terkasih,
Kau sudah semakin menua
Seharusnya kau makin terawat
Bukan malah terabaikan

Bumiku,
Maafkan ulah manusia yang jahat padamu
Bertahanlah sekuatmu
Kami membutuhkanmu...

Reading Time:

Sabtu, 27 Maret 2021

MID Semester Creative Writing: Skripsi Seharusnya Menjadi Opsi Bukan Kewajiban
Maret 27, 20210 Comments

 Name: Nawangsih

Student ID: A1B218071

Entrepreneurship Project to Creative Writing



            Skripsi adalah tugas akhir yang di Indonesia digunakan sebagai syarat untuk mendapatkan gelar sarjana dari perguruan tinggi. skripsi merupakan bagian dari menulis akademik dengan melakukan penelitian yang dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan di kerjakan menurut aturan dan tata cara yang telah ditetapkan. Sudah bukan rahasia umum bahwa ketetapan mengerjakan skripsi sebagai syarat kelulusan malah menakutkan dan memberatkan bagi banyak mahasiswa. Sehingga akan muncul ketidaksesuaian antara tujuan awal ditetapkan pengerjaan skripsi dengan hasil yang dapat dicapai mahasiswa. Untuk itu, skripsi seharusnya bukan menjadi satu-satunya syarat kelulusan. Yang artinya seharusnya ada banyak opsi yang dapat bebas dipilih mahasiswa untuk tugas akhir mereka di perguruan tinggi.


            Alasan pertama mengapa seharusnya ada opsi lain sebagai syarat kelulusan selain skripsi ialah hal ini dapat membantu meningkatkan kualitas universitas untuk mengurangi tingkat mahasiswa abadi yang terlambat lulus akibat skripsi. Seperti yang kita ketahui banyak kasus terlambat lulusnya mahasiswa adalah dikarenakan pengerjaan skripsi yang tak kunjung selesai. Terkadang disebabkan oleh kesalahan dan kelalaian mahasiswanya sendiri yang malas mengerjakan, kesulitan untuk menyusun skripsi dan bahkan juga dapat disebabkan oleh pembimbing skripsi yang seakan lepas tangan terhadap mahasiswa bimbingannya. Hal ini malah dapat memburuk reputasi universitas karena menampung mahasiswa abadi. Lebih buruknya lagi, bisa menambah persentase mahasiswa yang di DO akibat telah mencapai limit semester yang telah ditetapkan.


            Alasan kedua adalah terimplementasinya kemerdekaan belajar untuk mahasiswa di semester akhir perkuliahan. Dengan adanya opsi pilihan lain, mahasiswa dapat memilih apakah ingin membuat skripsi atau tidak sebagai tugas akhirnya yang mana artinya tidak ada embel-embel kewajiban dalam pengerjaan skripsi. Universitas dapat menetapkan berbagai ketentuan lain sebagai syarat kelulusan yang dapat dijadikan alternatif untuk menggantikan skripsi berdasarkan bakat dan minat mahasiswa. Sehingga mahasiswa akan lebih menikmati mengerjakan tugas akhir mereka. Seperti misalnya adanya projek yang menghasilkan karya baru untuk masyarakat. Alhasil, mahasiswa akan mendapatkan gambaran konsep apa yang dapat mereka kerjakan di masa depan sesuai dengan bidang mereka.



            Alasan yang ketiga adalah mengurangi muncul nya permasalahan baru. Permasalahan baru yang dapat muncul disini adalah berupa maraknya plagiarisme, joki skripsi, dan kualitas skripsi yang menurun. Hal ini dapat terjadi karena istilah kewajiban malah memberatkan dan menambah beban bagi sebagian mahasiswa yang memang tidak berminat untuk menyusun skripsi sebagai tugas akhir. Timbulnya permasalahan plagiarisme disebabkan oleh mahasiswa setengah hati saat menyusun skripsi sehingga mereka akan sembarangan mengcopy-paste karya orang lain tanpa menyertakan referensi ataupun memparafrase nya terlebih dahulu. Selanjutnya adalah jasa joki skripsi yang merajalela. Dalam ketentuan universitas, menggunakan jasa ini adalah tindakan illegal karena hasil penelitian skripsi haruslah dikerjakan sendiri oleh mahasiswa. Selain itu karena mahasiswa tidak berminat maka besar kemungkinan kualitas skripsi yang dihasilkan tidak akan sebaik hasil dari mahasiswa yang berminat mengerjakan skripsi untuk tugas akhir mereka.


            Pengerjaan tugas akhir seharusnya menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa. Namun, karena banyak universitas di Indonesia seakan menjadikan skripsi sebagai satu-satunya syarat kelulusan, akhirnya muncul beberapa hal yang tidak sesuai dengan tujuan awal ditetapkankannya ketetapan ini. Padahal ada beberapa alasan yang dapat menjadi sisi positif jika skripsi bukan menjadi satu-satunya opsi syarat kelulusan yaitu membantu meningkatkan kualitas universitas untuk mengurangi tingkat mahasiswa abadi yang terlambat lulus akibat skripsi, terimplementasinya kemerdekaan untuk memilih tugas akhir yang sesuai minat mereka, dan mengurangi muncul nya permasalahan baru seperti plagiarisme, joki skripsi, dan kualitas skripsi yang menurun.


            Berikut adalah pendapat saya pribadi, menurut saya tugas akhir seharusnya bukan menjadi momok yang menakutkan bagi mahasiswa. Dengan adanya ketetapan pilihan opsi lain, memungkinkan mahasiswa akan lebih menikmati masa-masa akhir perkuliahan mereka.


Reading Time:

Minggu, 21 Maret 2021

Yuk Intip Ragam Keistimewaan Provinsi Jambi yang Menakjubkan!
Maret 21, 20210 Comments

Name: Nawangsih

Student ID: A1B218071

Entrepreneurship Project in Creative Writing



Provinsi Jambi adalah salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di pesisir timur bagian tengah Pulau Sumatera. Secara geografis, Provinsi Jambi terletak di antara  0,45° – 2,45° Lintang Selatan dan antara 101,10° – 104,55° Bujur Timur. Uniknya, provinsi jambi adalah salah satu dari empat provinsi di Indonesia yang memiliki nama yang sama dengan ibukota nya bersama dengan Gorontalo, Bengkulu dan Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Sayangnya, masih banyak penduduk Indonesia yang tidak cukup tahu tentang provinsi Jambi. Padahal perlu diketahui ada banyak keistimewaan menarik yang dapat menambah pengetahuan kita dari provinsi ini. Beberapa keistimewaan yang ada di provinsi jambi adalah destinasi wisata alam yang asri dan keanekaragaman budaya yang indah.


Walaupun setiap provinsi di Indonesia memiliki destinasi wisata alam yang asri pula, namun anda tidak akan kecewa dengan destinasi wisata alam yang ada di provinsi Jambi. Dengan memanfaatkan keasrian alam sekitar, pas rasanya jika dikatakan destinasi wisata alam provinsi Jambi sangatlah istimewa. Di provinsi Jambi, terdapat sungai Batanghari yang mana merupakan sungai terpanjang di Sumatera. Jika berkunjung ke sungai Batanghari, anda dapat menemukan fasilitas objek wisata yang memadai seperti perahu-perahu jikaulau ingin menyusuri sungai ini. Dilansir dari tempatwisata.pro tidak hanya sebagai destinasi wisata alam, sungai Batanghari juga memiliki nilai sejarah yang tinggi yang konon disebutkan sungai terpanjang ini menyimpan harta karun dari abad ke 7 Masehi hingga masa perang dunia yang tersimpan didasar sungai.


Selain terdapat sungai terpanjang di Sumatera, gunung tertinggi di Sumatera dan gunung berapi tertinggi diluar Papua ternyata juga berada di provinsi Jambi yaitu Gunung Kerinci. Gunung Kerinci terletak berbatasan dengan provinsi Sumatera Barat di Pegunungan Bukit Barisan dengan ketinggian 3.805 mdpl. Karena merupakan gunung tertinggi di Sumatera, gunung Kerinci dijuluki sebagai Puncak Sumatera. Dari puncaknya, kita bisa menikmati pemandangan alam yang menakjubkan seperti pemandangan Pegunungan Bukit Barisan yang hijau, pemandangan kota-kota disekitar yaitu kota Padang, Jambi, Bengkulu hingga Samudera Hindia. Tidak hanya sungai Batanghari dan gunung Kerinci, jika anda berkunjung ke Jambi, anda akan melihat lebih banyak destinasi wisata alam yang akan memanjakan mata dari penat nya suasana kota.


Selanjutnya, salah satu peninggalan sejarah berupa candi juga terdapat di Jambi yaitu Candi Muaro Jambi. Lokasi candi ini terletak di dekat sungat Batanghari di Danau Lamo, Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi. Kawasan candi Muaro Jambi merupakan salah satu candi terluas di Asia Tenggara dan tercatat sebagai salah satu warisan dunia UNESCO yang melambangkan nilai-nilai budaya Hindu-Budha. Disebutkan pula bahwa candi ini berusia lebih tua daripada candi Borobudur yang diperkirakan terbentuk sejak abad ke-7 Masehi. Selain dapat menjadi destinasi wisata, berkunjung ke candi Muaro Jambi anda dapat memperoleh keuntungan lainnya yaitu menambah wawasan anda tentang peninggalan sejarah.


Keistimewaan lainnya dari provinsi Jambi adalah keanekaragaman budaya yang tak kalah menarik dengan kota-kota lain. Keanekaragaman budaya di provinsi Jambi ini meliputi kesenian daerah, makanan khas daerah, peninggalan-peninggalan bersejarah, rumah adat, pakaian adat, lagu daerah, senjata tradisional, upacara adat, seni sastra dan juga kerajinan rakyat. Dilansir dari senibudayaku.com ada sekitar 220 jenis kesenian tradisional di provinsi Jambi yang sebagian besar berupa seni tari. Kesenian lainnya yaitu seni musik, lagu daerah, seni bela diri dan seni pahat atau ukir. Beberapa tarian tradisional daerah Jambi diantaranya adalah Tari Sekapur Sirih, Tari Iyo-Iyo, Tari Selampit Delapan, Tari Rangguk, Tari Serentak Satang, dan lain sebagainya. Tidak ketinggalan pula makanan khas daerah Jambi yang cocok untuk wisata kuliner yaitu Tempoyak ikan patin. Tempoyak sendiri terbuat dari fermentasi buah durian. Dari hal ini membuktikan bahwa keanekaragaman budaya di provinsi Jambi sangat lengkap, tidak hanya keanekaragaman kesenian namun juga merambah ke cita rasa kuliner khas daerah.


Keistimewaan provinsi Jambi terletak pada keindahan destinasi wisata alam yang terjaga keasriannya dan keanekaragaman budaya yang menarik. Dengan keistimewaan ini, memungkinkan daerah provinsi Jambi agar lebih dikenal masyarakat baik nasional maupun internasional. Untuk itu, agar keistimewaan ini tetap terjaga sebagai generasi penerus bangsa hendaknya menjaga dan melestarikannya demi memajukan daerah provinsi Jambi.

https://m.daihatsu.co.id/tips-and-event/tips-sahabat/detail-content/5-fakta-menarik-candi-muaro-jambi-bagi-para-wisatawan/

https://www.tempatwisata.pro/wisata/Sungai-Batanghari 

https://m.kumparan.com/kumparantravel/mengenal-gunung-kerinci-gunung-tertinggi-di-sumatera-yang-mempesona-1t2haFqjAga

https://www.senibudayaku.com/2018/05/mengenal-kebudayaan-daerah-jambi.html?m=1


Reading Time:

Minggu, 14 Maret 2021

Dibalik Pendidikan Tinggi Seorang Perempuan
Maret 14, 20210 Comments

 Name: Nawangsih

Class: R-003

Student ID: A1B218071

Entrepreneurship Project in Creative Writing


Di era milenial seperti saat ini, telah banyak wanita yang menuntut kesetaraan derajat dengan laki-laki sehingga tidak ada istilah bahwa derajat perempuan lebih rendah ataupun lebih tinggi dari laki-laki begitu pula sebaliknya. Kita mengenalnya dengan istilah emansipasi wanita. Karena jelas bahwa menjadi perempuan bukan berarti lemah, tidak mandiri dan tidak bisa lebih baik. Dapat kita lihat diluar sana, kebanyakan wanita pada masa kini tidak hanya ingin menjadi ibu rumah tangga saja tetapi juga ingin menyandang gelar pendidikan untuk mendapatkan jenjang karir yang memuaskan. Sayangnya, stereotipe bahwa wanita hanyalah dianggap sebagai pendamping laki-laki yang diwajibkan untuk mengurus rumah, menjaga anak selama 24 jam dan bergantung kepada laki-laki. Itulah yang menyebabkan masih santer terdengar bahwasanya perempuan tidak seharusnya bependidikan tinggi karena pada akhirnya ‘peran’ laki-laki lebih dibutuhkan dalam segala hal. Padahal ada banyak alasan mengapa perempuan seharusnya mengenyam pendidikan tinggi.


            Pertama, wanita yang berpendidikan cenderung mampu berpikir kritis dan kreatif serta berwawasan luas. Perlu diketahui bahwa pendidikan adalah kunci dari perkembangan dan peningkatan kualitas diri. Dewasa ini, untuk bisa diterima dan dihargai di masyarakat seseorang dituntut untuk berkualitas. Tidak hanya dari segi penampilan namun juga bakat dan kecerdasan. Maka dari itu, peran pendidikan sangatlah penting untuk menunjang terbentuknya kualitas diri yang memadai. Dan jelas tidak ada aturan yang menekankan mana yang harus lebih berkualitas, tidak perempuan dan tidak juga laki-laki. Dengan demikian, tidak ada hal yang salah dan aneh jika wanita mengenyam pendidikan tinggi. Wanita berjuang meraih kesuksesan akademik agar mendapatkan kualitas diri yang memadai bukan sekedar hanya ingin diterima dan dihargai di masyarakat.


            Kedua, wanita yang berpendidikan cenderung berkepribadian mandiri sehingga dapat membantu financial keluarga dan menghadapi masalah dengan tangan nya sendiri. Maksudnya adalah kemandirian seorang wanita, sangat berguna untuk menunjang kehidupan sehari-harinya. Tidak setiap saat, orang-orang akan sukarela memberikan bantuan tanpa adanya balas jasa. Dengan adanya bekal ilmu pengetahuan yang didapat dari pendidikan, wanita akan memiliki pola pikir untuk mandiri. Wanita akan mencoba melakukan segala hal berdasarkan inisiatif mereka, menyelesaikan masalah dari hasil pemikiran mereka dan mencari pundi-pundi uang hasil dari kerja keras mereka sendiri dengan memanfaatkan ilmu yang mereka terima dari pendidikan yang telah mereka tempuh.


            Ketiga, wanita yang berpendidikan dapat mendidik dan mengajarkan anaknya dengan baik sesuai dengan perkembangan jaman. Seseorang yang berpendidikan, pasti sangat memahami bahwasanya jaman akan selalu berkembang dengan munculnya penemuan baru, strategi baru ataupun gaya yang baru. Wanita yang berpendidikan akan siap dengan perkembangan jaman ini sehingga kelak ketika menjadi seorang ibu mereka dapat menjadi ibu yang tanggap. Mereka akan mampu melahirkan dan membangun generasi penerus bangsa yang cerdas dan kuat karena mereka akan memberikan pemahaman dan pengajaran terbaik kepada anaknya. Karena faktanya, wanita lah yang akan menjadi ibu yang merupakan ‘sekolah’ pertama bagi anak-anaknya kelak. Untuk itu peran pendidikan orangtua, dapat dikatakan mempengaruhi tumbuh kembang seorang anak.


            Menjadi seorang wanita yang berpendidikan tinggi berarti sadar akan pentingnya ilmu pengetahuan untuk kehidupan yang lebih baik. Memiliki wawasan yang luas, karir yang cemerlang, keluarga yang berkecukupan tentunya menjadi impian yang ingin dicapai. Dengan peduli akan pendidikan, seorang wanita akan semakin mampu untuk mewujudkannya. Karena dengan mengenyam pendidikan tinggi, wanita akan terbiasa untuk berpikir kritis dan kreatif, mampu untuk mandiri dan juga menjadi pendidik dan pengajar terbaik bagi anak-anaknya kelak.


Reading Time:

Minggu, 07 Maret 2021

Vaccine Covid-19 Should Not Be a Mandatory
Maret 07, 20210 Comments

Name: Nawangsih

Student ID: A1B218071

Entrepreneurship Project in Creative Writing




To reduce the spread of the Covid-19 outbreak that has hit the whole world, the Covid-19 vaccine that is distributed and prepared for the public is enforced. The administration of this vaccine is considered to be one of the most effective efforts to complement other preventive measures such as washing hands, wearing masks, and keeping your distance from crowds. The increasing number the spread of Covid-19 has made the Indonesian government emphasize that the policy of giving vaccines is an obligation for every community and if they refuse to carry out vaccination there will be administrative and criminal sanctions. This policy is based on Presidential Regulation Number 14 of 2021 concerning amendments to Presidential Regulation Number 99 of 2020 concerning Vaccines Procurement and Implementation of Vaccinations in the Context of the Covid-19 Pandemic. However, this mandatory vaccine policy actually created a contra which ended up reducing public interest in implementing vaccination. There are several reasons why the government should not emphasize the covid-19 vaccine as mandatory.


The first is to call for the covid-19 vaccine to be a mandatory people will feel that the government is too dependent on it. It can think that people have lost their human right to make choices in life which in this case is the choice of whether to vaccinate or not. Even though the principle is one of the most effective efforts, the government should take actions that are in line with guaranteeing the protection of the human rights of every citizen. Requiring something is the same as taking an act of coercion. And in the end, it raises new problems that result in the reduced public interest in being vaccinated.


Prioritizing and increasing socialization to the public regarding the Covid-19 vaccine is the main key to the smooth handling of Covid-19. This is the reason why the government does not provide the covid-19 vaccine is mandatory. Not all people clearly understand what vaccines are, what the side effects of vaccines, etc. Calling this implementation mandatory, the community will feel already. It is different if the community from the start has succeeded in inviting the community to do voluntarily by promoting socialization so that the community will be happy to be in the vaccine and there will be no 'mandatory' term which is an action to overcome this Covid-19.


The last reason is that the implementation of vaccines that give mandatory terms to the whole community tends to make people afraid. Before doing the vaccine, there will be many questions and doubts from the public, they tend to ask why it must be mandatory, whether it will be safe after being vaccinated, what the side effects are, etc. so that psychologically they will be afraid and think too much. And also people who we know that people who refuse to be vaccinated will be given criminal administrative sanctions. From this, it is clear that the implementation of the covid-19 vaccine is actually a new burden and problem in society. It would be great if the government did not provide that the covid-19 vaccine was mandatory.


By providing vaccine as solutions to tackle the spread of Covid-19, it is indeed the right decision at this time. However, it gives confidence that vaccines are mandatory and if you refuse to give sanctions this will actually lead to pros and cons in society. Implementation of the covid-19 vaccine should not be mandatory. There are several reasons why it should not be obligatory for people who have lost their human rights to make decisions because it is the same as being sent, so the socialization of vaccines if the community is socialized enough, the community will be more open, and the last word 'obligatory' tends to because of fear.


Reading Time:

Jumat, 26 Februari 2021

Sisi Positif Pembelajaran Jarak Jauh yang Mungkin Tidak Kamu Sadari Selama Ini
Februari 26, 20210 Comments
Name: Nawangsih
Student ID: A1B218071
Entrepreneurship Project in Creative Writing


Pandemi COVID-19 yang melanda seluruh dunia, membuat pemerintah di berbagai negara mengambil keputusan untuk menerapkan kebijakan new normal yang mana mengharuskan kita meminimalisir kegiatan di luar rumah dan memperbanyak melakukan pekerjaan dari rumah sebagai gantinya. Jelas dirasakan bahwa adanya pandemi ini sangatlah menghambat kita melakukan aktivitas seperti biasanya. Diikuti juga imbauan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud) yang menutup sekolah maupun kampus guna mengurangi penyebaran virus lebih lanjut. Walau demikian setiap siswa tetap memiliki hak untuk belajar, untuk itu solusi tepat yang ditawarkan pemerintah adalah belajar secara daring yang dilakukan dirumah. Meski butuh banyak penyesuaian, perlu diketahui bahwa belajar daring terdapat sisi positif untuk guru maupun siswa.


Sisi positif yang terasa perbedaannya jika dibandingkan dengan belajar tatap muka di sekolah adalah pembelajaran daring lebih fleksibel. Fleksibel dalam konteks ini dapat diartikan dengan tidak terikat oleh tempat dan waktu. Umumnya, proses belajar dan mengajar tidak lengkap rasanya jika tidak berada di lingkungan yang memang diperuntukkan untuk melaksanakan pendidikan seperti sekolah, tempat les maupun kampus. Namun, karena proses pembelajaran dialihkan menjadi daring, tempat dilaksanakannya pun menjadi lebih bervariatif pula. Selain itu, waktu proses belajar dan mengajar dapat disesuaikan tergantung kesepakatan bersama walaupun sebelumnya telah ada jadwal yang ditentukan. Hal ini berarti proses belajar mengajar dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun.


Pembelajaran secara daring berarti secara tidak langsung menekankan setiap pihak untuk  mengeksplorasi teknologi. Dewasa ini, teknologi menyediakan cakupan yang luas untuk kebebasan belajar mandiri sehingga memudahkan kita menemukan, mengolah, dan menyediakan informasi yang tidak hanya berguna untuk diri sendiri namun juga kepada khalayak umum. Dengan kita mendalami teknologi, wawasan dan kemampuan kita mengaplikasikan teknologi akan berkembang sehingga kita menjadi mengetahui dan memahami pentingnya peranan teknologi. Hal inilah yang menjadi sisi positifnya. Setiap saat kita akan belajar hal baru yang didapat dari usaha mengeksplorasi teknologi seperti kemampuan mengoperasikan mobile learning dan aplikasi perangkat lunak serta menguasai literasi teknologi.


Dengan adanya kebijakan belajar daring, kita mendapatkan kesempatan untuk memutuskan lingkungan belajar yang nyaman bagi kita sendiri. Kesempatan ini menjadi sisi positif lain dari pembelajaran daring. Setiap orang memiliki perspektif yang berbeda-beda terkait kenyamanan belajar. Beberapa siswa lebih nyaman belajar di lingkungan yang tenang namun sebagian lainnya lebih nyaman belajar di lingkungan yang ramai. Untuk itu, kesempatan memutuskan lingkungan belajar ini sangat cocok agar siswa mendapatkan kenyamanan belajar sesuai dengan gaya belajar mereka. Tidak ada paksaan ataupun larangan. Selagi siswa mematuhi kesepakatan pembelajaran daring yang telah ditetapkan, kebebasan lingkungan belajar tidak akan menjadi perdebatan antara guru dan siswa.


Sisi positif lainnya adalah menghemat biaya pengeluaran. Beberapa sekolah dan kampus menetapkan siswa untuk belajar dirumah sehingga mereka tidak akan mengeluarkan biaya sebanyak belajar di lingkungan sekolah dan kampus. Hal ini dikarenakan mereka tidak membutuhkan jasa transportasi, biaya makan ataupun jajan di kantin, bahkan kebutuhan perlengkapan sekolah seperti sekolah normal. Walau dibeberapa waktu akan memungkinkan siswa untuk mengeluarkan uang seperti membeli kuota internet. Untuk itu agar menghindari biaya pengeluaran yang berlebihan, pemerintah memberikan bantuan kuota internet secara berkala setiap satu bulan sekali.


Kebijakan new normal memang terasa memberatkan karena menghambat beberapa aktivitas yang biasa kita lakukan sebelum pandemi termasuk kegiatan belajar mengajar di sekolah dan kampus. Dikarenakan sekolah dan kampus ditutup, pembelajaran tatap muka diganti menjadi pembelajaran secara daring. Meski butuh penyesuaian antara guru dan siswa, namun diberlakukannya pembelajaran daring juga membawa sisi positif seperti fleksibel tempat dan waktu, meningkatkan usaha mengeksplorasi teknologi, kebebasan memutuskan lingkungan belajar dan menghemat biaya pengeluaran.



Reading Time:

Senin, 22 Februari 2021

Warga RT. 08 Semangat Wujudkan Program Kampung BANTAR
Februari 22, 20210 Comments

Senin, 22 Februari 2021 20:41 WIB

Nawangsih & Jihan Eliza



JAMBI – Dalam mewujudkan program kampung BANTAR, warga RT. 08 Kel. Beliung Kec. Alam Barajo Kota Jambi beramai-ramai bergotong royong menyulap lingkungan sekitar rumah mereka menjadi lingkungan yang lebih tertata, indah, serta terlihat unik. Untuk mewujudkannya warga membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan pengerjaan yang dimulai dari Juli hingga Agustus 2020.


Perlu diketahui, program kampung BANTAR merupakan salah satu program inisiatif Pemerintah Kota Jambi yaitu ‘Jambi Bangkit Berdaya’ yang bertujuan untuk mengurangi ketimpangan pembangunan antar wilayah, meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat lingkup RT yang berwawasan lingkungan bersih dan sehat, serta menjaga semangat jiwa gotong royong. Merujuk dari program dengan nama BANTAR ini, terdapat tiga indikator penting yang selaras dengan singkatannya yaitu Bersih, Aman dan Pintar.


Kontribusi yang dilakukan warga untuk merealisasikan tiga indikator yang sesuai dengan program Pemerintah Kota Jambi ini adalah dilakukannya gotong royong setiap minggu oleh semua kalangan usia guna merealisasikan indikator Bersih, menjadwalkan kegiatan siskamling yang dilakukan setiap malam guna  merealisasikan indikator Aman, serta guna merealisasikan indikator Pintar warga memanfaatkan lingkungan sekitar membuat taman baca.


Menurut penuturan Gita, salah satu warga RT.08 yang unik dari kampung ini adalah seluruh warga dari semua kalangan usia ikut berkontribusi mewujudkan program pemerintah ini dengan merealisasikan tiga indikator penting dari kampung BANTAR itu sendiri yaitu Bersih, Aman dan Pintar.


“Dalam segi kebersihan, setiap minggu diadakannya gotong royong oleh kalangan bapak-bapak untuk menata dan membersihkan lingkungan sekitar. Tidak hanya bapak-bapak, ibu-ibu dan pemuda pemudi juga ikut andil. Kalau untuk keamanan, Alhamdulillah kampung kita setiap malam mengadakan kegiatan siskamling terjadwal. Dan untuk indikator Pintar, ini bisa dibilang unik karena baik pemuda pemudi maupun ibu-ibu bekerjasama membuat taman baca yang buku nya dikumpulkan dan disusun oleh warga sekitar dan tabulampot yang dikelola oleh ibu-ibu di RT ini,” ungkap Gita.


Adanya program kampung BANTAR ini ialah dalam rangka mewujudkan smart city di Kota Jambi, dengan didukung oleh Peraturan Walikota Jambi Nomor 47 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Kampung BANTAR.


Kegiatan ini mampu menghemat anggaran pembangunan pemerintah daerah. Melalui program ini, dalam 1 tahun Pemerintah Kota Jambi hanya mengeluarkan dana sebesar 7,5 miliar untuk membangun jalan-jalan lingkungan di kawasan RT.


Dikutip dari laman sindonews.com, Walikota Jambi H. Syarif Fasha menjelaskan, selain mampu menjadi solusi atas keterbatasan anggaran di daerah, inovasi Bangkit Berdaya adalah keinginan yang kuat dari dirinya untuk kembali menggairahkan semangat dan nilai luhur bangsa Indonesia sejak dahulu, yaitu semangat gotong royong yang cenderung memudar di tengah masyarakat perkotaan.


“Bangkit Berdaya adalah sebuah inovasi dan gagasan yang saya buat sebagai solusi menyiasati kondisi keuangan/anggaran Pemkot yang sangat minim, serta pengamatan saya, rasa memiliki masyarakat terhadap lingkungan masing-masing sangat kurang. Selain itu kegiatan gotong royong di Kota Jambi juga sudah menjadi barang mahal karena budaya tersebut sudah hampir hilang,” ujar Fasha.


Pemenang kompetisi Kampung BANTAR mendapatkan hadiah berupa piagam, tropi dan uang tunai sebesar Rp. 10.000.000 untuk RT yang terdiri atas 100 kepala keluarga, Rp. 7.500.000 untuk RT dengan skala 50-99 kepala keluarga, dan Rp. 5.000.000 untuk RT dalam skala kecil yang terdiri atas 50 kepala keluarga kebawah.  

---

Name: Nawangsih
Student ID: A1B218071
Writing Partner: Jihan Eliza (A1B218064)
Entrepreneurship Project in Creative Writing




Reading Time:

Minggu, 14 Februari 2021

Discuss With Me: What If Digital Games are Included in the Curriculum?
Februari 14, 20210 Comments

 Name: Nawangsih

Class: R-003

Student Number: A1B218071

Entrepreneurship Project in Creative Writing


What if digital games are included in the education curriculum?




            Talking about games, as you know, games are one of the things that develop as time goes gets more complicated and becomes more fun for some people. The games are indiscriminate. Boy or girl, rich or poor can play games as much as they want. So that’s why many people are addicted to playing games, especially games online. Briefly, games become one of the important elements in entertainment. And what if the games are included in the education curriculum?


            In nowadays, there are many types of games that are combined into learning activities for schools. It can be said that incorporating games into the school and classroom environment is no longer taboo. Due to the increasingly digital development of the era, games have also spread rapidly online, known as online games. Online games were also recognized and classified by the former Minister of Youth and Sports, Imam Nahrawi, during his tenure as eSport (electronic sport) into the educational curriculum. And this policy was continued by the current Minister of Youth and Sports, Zainudin Amali. Of course, games have positive benefits, especially in the pandemic period. Games can be used as an activity that can be done to fill spare time. However, to be officially included in the educational curriculum does not feel quite right.          


If it happens, in my opinion, it is likely to shift the priority of regular subjects. Students will be more attracted to the game. When it is prohibited there are still many students who play games even less if it is facilitated or included in the education curriculum. And as I said before, the games are always developed, then the school tuitions may increase and parents must facilitate their children so they are not left behind.


            I think it is fair to say, I do not fully agree if digital games are included in the curriculum because it is better to focus or improve the existing curriculum, in my opinion. If it must include in the curriculum, it is enough used as extracurricular only.

Reading Time:

Minggu, 07 Februari 2021

Story of My Life: Learning English
Februari 07, 20210 Comments

 Name: Nawangsih

Student ID: A1B218071

Course: Entrepreneurship Project in Creative Writing

My Experience Learning English


Some people believe that learning a foreign language other than a mother tongue is something that must be occupied. I will stand up earnestly and say that I agree with their opinions. I think it would be good if everyone was interested in learning a foreign language which could then be used as a second language. But of course, learning a foreign language for a second language requires a process that is not short. I believe that the process is a guarantor of how valuable the experience will be.

Talk about foreign languages ​​and second languages, if you ask what language do I learn other than my mother tongue? Then my answer is English. So it can be said that English is a foreign language which is my second language. Learning English while in junior high school was my first experience in learning a second language. The first thing that I realized when learning a second language was that learning another language other than my mother tongue was not easy. I remember that I was open-mouthed when I heard my English teacher spoke and explained the materials in English. I'm open-mouthed not because of expressing that ‘Ah... I got the point’ but it’s because I don't understand what my teacher said so I'm unconsciously open-mouthed. If I remember that I would think that's quite funny and embarrassing at the same time. However, it did not take a long time for me to admit that I overly loved to learn English.

            There are many reasons why I learn English. The main reason is that I loved and interested in learning English as a second language. I think if someone loves something, they will try hard to be able to successfully achieve what they love. Therefore, I tried hard to learn English because I want to succeed in achieving what I love. Being a master in English also provides benefits which in my opinion are very useful for everyday life even for my future. English is an international language and considered the most important language in the world. English makes everything easy for me such as to find information and knowledge for my academic and even entertainment aspect for my daily life. Last but not least, learning English is fun and gives me satisfaction. So there is no doubt for me to learn English.

Learning something new certainly makes us sense new experiences too. So did I when I learned English for the first time. For the first time, I learned English when I was in junior high school which is because English is a subject that must be learned. Unfortunately, when I was in junior high school I was very aware that my ability to understand and use English was very lacking. One day my English teacher asked "Did you understand what I said?" and I, who was trying to understand the material answered with the unsure expression "Hm... yes, Sir". My unsure expression made me be laughed at by my classmates. It made me sad. I also want to understand but I can't. I almost gave up learning English at that time. Day by day until I became a fresh student of senior high school, I realized that it might be true that as we grow older, the stronger we desire to achieve our dreams. In high school, I tried hard not to give up learning English. And my English teacher supports me. She encouraged me to be confident and not give up. I remember when she smiled when I showed a news report video in front of the class and she said my video was the best among my classmates. How happy I am to hear that. Learning English makes me realize that I got so many experiences.

Learning a new language is never easy. Therefore, everyone must have the best strategy used to learn languages. My best strategy in learning English is to believe in myself. Convince me that one day I will be able to master every skill in English. The trick is to develop various other learning strategies such as determining study plans, setting learning targets, self-motivation, etc. In my opinion, although the environment and the people around us support us, we are not confident, it will certainly be difficult to enable an increase in learning. I always say to myself, if others can do it, then I can do it as well. Those are my motivational words. But behind my self-confidence, I always try not to give up and overcome my weaknesses. To be honest, from every skill in English I feel I am not good at speaking skills. So I try to practice speaking in English as often as possible. Spending and managing time is an important point so that the strategies that I have been set can be implemented properly. In the end, how valuable the experience you get is you determine it by yourself. And for me learning English is a valuable experience.

Reading Time:

@way2themes